Reihana Pimpin GKN Lampung, Perkuat Edukasi dan Pencegahan Penyakit



BANDARLAMPUNG – Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., resmi memimpin Garda Kesehatan Nusantara (GKN) Provinsi Lampung setelah dilantik bersama jajaran pengurus di Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung, Minggu (1/11/2026).


Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum GKN, dr. M. Makky Zamzami, MARS., melalui prosesi pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, serta Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga merupakan pembina GKN.


Kehadiran unsur pemerintah dan legislatif diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Lampung.


Usai pelantikan, GKN Lampung menggelar seminar kesehatan dengan menghadirkan sejumlah tenaga medis untuk memberikan edukasi mengenai penyakit jantung, stroke, dan kanker pada perempuan.


Dokter spesialis jantung, dr. Sigit Pratama I, Sp.JP(K), MARS., menyampaikan materi mengenai tanda bahaya penyakit jantung, termasuk gejala serangan jantung, penanganan darurat, dan pentingnya menerapkan pola hidup sehat.


Materi berikutnya disampaikan dr. Zam Zanariah, Sp.N, M.Kes., yang membahas tanda bahaya stroke. Dalam pemaparannya, masyarakat diingatkan untuk mengenali gejala stroke dan segera mencari pertolongan medis agar risiko kecacatan maupun kematian dapat ditekan.


Sementara itu, dr. Ari Irawan Romulya, Sp.OG, M.H., MARS., memberikan edukasi mengenai pencegahan kanker pada perempuan, khususnya kanker serviks. Pembahasan meliputi pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan pola hidup sehat.


Melalui kegiatan tersebut, GKN Lampung berupaya memperluas peran organisasi dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.


Selain itu, organisasi ini diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengawal persoalan kesehatan, memperkuat upaya pencegahan penyakit, serta mendorong deteksi dini di berbagai daerah.


Di bawah kepemimpinan Reihana, GKN Lampung diharapkan mampu memperluas kerja sama dengan pemerintah, tenaga medis, praktisi kesehatan, dan elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan.