Pemprov Lampung Perkuat Infrastruktur Jalan, 93 Persen Ruas Provinsi di Lampura Mantap



LAMPUNG UTARA — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau progres penanganan jalan provinsi ruas Ketapang-Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, Senin (28/9/2026).


Rekonstruksi ruas jalan tersebut menelan anggaran sekitar Rp6,8 miliar. Penanganan jalan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.


Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, perbaikan jalan menjadi salah satu komitmen Pemprov Lampung, khususnya pada ruas yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.


"Hari ini kita sedang melihat progres pembangunan jalan di daerah di Ketapang. Tentunya ini adalah salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperbaiki jalan-jalan, terutama jalan wewenang Provinsi Lampung di seluruh Lampung," ujar Mirza saat peninjauan.


Ia menyebutkan, total jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung di Kabupaten Lampung Utara mencapai 156 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 93 persen berada dalam kondisi mantap.


"Yang dalam wewenang provinsi, di Lampung Utara itu ada 156 km. Dan 93 persen ini dalam keadaan mantap. Yang 7 persen ini masih belum keadaan mantap. Ini yang akan kita dorong terus tahun-tahun ke depan supaya bisa diperbaiki," jelasnya.


Menurut Mirza, keberadaan infrastruktur jalan berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, sosial hingga pendidikan.


"Ya tentu, jalan (adalah) urat nadi utama ekonomi, sosial, pendidikan, dan lain-lain itu, semua butuh jalan," tegasnya.


Selain ruas jalan provinsi, Pemprov Lampung juga mendorong pembangunan jalan kabupaten agar konektivitas antarruas dapat tersambung.


Mirza mengatakan, sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara turut mendorong pemerintah pusat mengalokasikan anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk penanganan sejumlah ruas jalan kabupaten.


"Intinya atas dorongan Pak Bupati, Pak Presiden memberikan Inpres Jalan Daerah untuk jalan kabupaten, jalan kabupaten di Ketapang sampai Gunung Betuah dan pernah ke Kalicinta. Tujuannya apa? Kami sudah bangun jalan provinsinya, kabupaten membangun jalan kabupatennya, sehingga jalurnya itu terintegrasi," paparnya.


Ia menyebut total anggaran pembangunan jalan kabupaten melalui program tersebut mencapai sekitar Rp76 miliar. Pekerjaan dijadwalkan mulai pada akhir Oktober 2026.


"Total-total jalan kabupaten yang dibangun Rp76 miliar. Dimulai bulan Oktober akhir ini. Dan warga Lampung Utara, alhamdulillah dorongan Pak Bupati, perjuangan kita sama-sama. Pak Presiden juga membantu lewat Inpres Jalan Daerah sebanyak Rp76 miliar untuk jalan kabupaten," kata Mirza.


Integrasi pembangunan jalan provinsi dan jalan kabupaten tersebut diharapkan dapat memperlancar konektivitas wilayah, mendukung distribusi barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi masyarakat di Lampung Utara.