Peringati Hari Anak Nasional, Disdikbud Lampung Pastikan Anak Binaan LPKA Tetap Peroleh Hak Pendidikan

 


Bandar Lampung – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, memastikan anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung tetap memperoleh hak pendidikan sebagai bekal untuk menyongsong masa depan.


Hal itu disampaikan Thomas usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di LPKA Kelas II Bandar Lampung, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Kamis (23/7/2026).


Menurut Thomas, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri. Kesalahan yang pernah dilakukan tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.


"Anak-anak harus tetap mendapatkan akses untuk bertumbuh. Kesalahan bukan untuk menghentikan langkah mereka, tetapi menjadi bagian dari proses mengoreksi diri agar ke depan bisa menjadi lebih baik," ujarnya.


Thomas mengatakan, pihaknya melihat langsung berbagai aktivitas positif yang dilakukan anak-anak binaan. Hal itu menjadi bukti bahwa mereka masih memiliki semangat untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan.


Ia menegaskan, Disdikbud Provinsi Lampung terus menjamin hak pendidikan anak binaan melalui program pendidikan kesetaraan. Saat ini mereka mengikuti Program Paket A, Paket B, dan Paket C sehingga proses belajar tetap berjalan selama menjalani masa pembinaan.


"Kami tadi mengecek langsung, mereka mengikuti pendidikan Paket A, Paket B, dan Paket C. Artinya mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan dan nantinya memperoleh ijazah sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat," jelasnya.


Dalam kesempatan tersebut, sejumlah anak binaan juga menerima remisi karena dinilai memenuhi persyaratan. Thomas menyebut remisi merupakan bentuk apresiasi atas perubahan perilaku dan kedisiplinan selama menjalani pembinaan.


"Remisi adalah catatan kebaikan. Ketika mereka melakukan hal-hal yang positif tentu mendapatkan penghargaan berupa pengurangan masa pembinaan. Mudah-mudahan mereka terus konsisten berbuat baik, sehingga nantinya dapat segera kembali ke orang tua, keluarga, dan diterima kembali di tengah masyarakat," pungkasnya.