Bandar Lampung (M9) – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi petani dan peternak.
Menurut Mikdar, manfaat program tersebut sangat dirasakan oleh para pelaku sektor pertanian dan peternakan. Ia menjelaskan, ketika pelaksanaan MBG tak berjalan, dampaknya langsung dirasakan melalui penurunan permintaan dan anjloknya harga sejumlah komoditas.
"Yang dirasakan ketika MBG ini tidak berjalan, harganya langsung turun. Bahkan ketika kami turun ke dapur, banyak keluhan dari peternak-peternak dan petani," Ujarnya.
Ia mengatakan kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Program MBG memiliki pengaruh nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
"Artinya memang tidak bisa dipungkiri, keberadaan MBG ini betul-betul memberikan dampak positif. Program Pak Prabowo ini memang bertujuan meningkatkan pendapatan para petani dan peternak," jelasnya.
Mikdar menambahkan, meski baru berhenti selama sekitar dua pekan, masyarakat yang bergantung pada rantai program MBG tersebut sudah mulai merasakan dampaknya.
"Baru dua minggu libur saja, mereka sudah mulai merasakan dampaknya. Ini yang sangat kita sayangkan," katanya.
Menurutnya, dampak penghentian sementara program tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga para pekerja yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas tersebut.
"Bukan hanya pemilik usaha yang kehilangan pendapatan, tetapi juga para pekerjanya. Dampak positif MBG terhadap penyerapan tenaga kerja sangat nyata. Kalau selama ini masih ada kekurangan dalam pelaksanaannya, tentu harus diperbaiki, bukan dihentikan," tegasnya.
Ia berharap Program MBG dapat terus dilanjutkan dengan tata kelola yang lebih baik sehingga manfaatnya bagi masyarakat semakin optimal.
"Ke depan kita berharap MBG dikelola dengan benar. Dengan adanya program ini, pertumbuhan ekonomi meningkat, lapangan pekerjaan bertambah, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya.
