Bandar Lampung – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri mendukung penuh program unggulan Gubernur Lampung terhadap sektor pertanian, khususnya program Pupuk Organik Cair (POC), yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan hasil panen petani.
Fauzi mengatakan bahwa, Komisi II DPRD Provinsi Lampung sepenuhnya mendukung program unggulan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang berfokus pada penguatan sektor pertanian.
"Kita sangat mendukung program unggulan salah satu program Bapak Gubernur Lampung, yaitu pemberian bantuan Pupuk Organik Cair kepada kelompok tani atau gabungan kelompok tani," Ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, pelaksanaan program POC tersebut dalam rentan waktu selama dua tahun telah menunjukkan hasil yang positif. Bantuan tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas pertanian di provinsi Lampung.
"Hampir dua tahun anggaran ini terbukti bahwa POC ini sudah membantu tingkat produksi ya. Petani yang dari tadinya kecil jadi bagus ya, baik. Itu juga yang sudah baik jadi lebih baik lagi," Jelasnya.
Ia menjelaskan, Komisi II DPRD Provinsi Lampung sebagai mitra kerja Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) terus memberikan dukungan terhadap keberlanjutan program prioritas gubernur Lampung.
"Komisi II memang salah satu mitra Dinas KPTPH. Dan ini di setiap momentum pembahasan anggaran, kita dukung salah satu program prioritas Bapak Gubernur tersebut untuk terus dilanjutkan," lanjutnya.
Politisi Fraksi Gerindra itu menambahkan, tahun 2025 lalu pemprov Lampung masih melakukan tahap uji coba terhadap program POC tersebut. Namun, di tahun berikutnya program itu juga akan mengalami peningkatan.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa bantuan program POC tersebut akan diberikan kepada kelompok atau gabungan petani daerah yang akan dibagikan secara merata kepada para petani.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) 1 itu juga mengharapkan program POC tersebut tak hanya berfokus pada komoditas padi dan jagung. Karena menurutnya, program itu mampu menambah produktivitas pada komoditas unggulan lainnya.
"Tentu saja ini harapan kita kalau sudah terbukti baik, maka ini bisa ke prioritas tanaman lainnya, nggak cuman padi jagung yang sudah diberikan, kopi juga efektif, nambah produktivitas," pungkasnya.
