Pemprov Lampung Gelar Pertemuan dengan Forum CSR Lampung, Dorong Program yang Disusun Terarah, Berkelanjutan dan Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

 


BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat kolaborasi dengan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Lampung guna mengoptimalkan kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.



Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Forum CSR Lampung yang berlangsung di Ruang Kerja Sekdaprov Lampung, Kantor Gubernur Lampung, Jum'at (5/6/2026).



Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa peran sektor swasta melalui program CSR memiliki arti penting dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung. 



Karena itu, ia mendorong agar program-program CSR disusun secara terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.



Gubernur Mirza berpendapat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar berbagai program yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.



Ia juga berharap Forum CSR Lampung dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan perusahaan sehingga pelaksanaan program lebih tepat sasaran dan berdampak nyata.



Gubernur Mirza turut menekankan pentingnya dukungan CSR pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat pembangunan daerah.



Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen membangun tata kelola CSR yang lebih terintegrasi, transparan, dan akuntabel. 



Menurutnya, forum CSR harus menjadi wadah kolaborasi yang mampu menyatukan program-program perusahaan dengan kebutuhan pembangunan daerah.



"Kita ingin pola kerja yang jelas, terintegrasi dari kabupaten/kota hingga provinsi. Program-program yang diusulkan nanti akan dikonsolidasikan dan dipetakan sesuai prioritas pembangunan sehingga manfaatnya lebih optimal," ujarnya.



Ia juga mengungkapkan dukungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat kelembagaan Forum CSR melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur. 



Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.



Selain itu, Marindo mendorong pengembangan sistem digital dan dashboard CSR yang memungkinkan seluruh program perusahaan terdokumentasi dan dapat dipantau secara terbuka.



"Dengan dashboard ini, seluruh program CSR bisa dipantau. Gubernur dapat melihat perkembangan program secara langsung dan masyarakat juga bisa mengetahui kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah," katanya.



Ketua Forum CSR Lampung Veronika Saptarini menyambut baik dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap penguatan Forum CSR. 



Menurutnya, keberadaan forum tersebut penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah dan perusahaan mengenai arah pelaksanaan CSR.


Ia menjelaskan bahwa CSR tidak seharusnya dipandang sebagai beban perusahaan, melainkan sebagai investasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan usaha sekaligus kesejahteraan masyarakat.



"CSR bukan beban. CSR adalah investasi. Ketika perusahaan menjalankan CSR dengan baik, manfaatnya kembali kepada perusahaan dalam bentuk keberlanjutan usaha, hubungan yang baik dengan masyarakat, dan peningkatan reputasi perusahaan," ujarnya.



Veronika juga menilai diperlukan konsolidasi yang lebih kuat di antara perusahaan agar program CSR dapat berjalan secara terarah dan mendukung agenda pembangunan daerah. Selain itu, Forum CSR siap membantu memetakan program perusahaan sesuai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).



Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya pembentukan forum CSR yang kuat hingga tingkat kabupaten/kota, penyusunan panduan pelaksanaan CSR, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan program yang dijalankan dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.



Pertemuan tersebut menjadi langkah lanjutan dari komitmen bersama yang telah dibangun antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Forum CSR Lampung untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung terwujudnya Lampung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.(Adpim)