Semula, Gedung Perpus Kotabumi Dibangun Untuk Kantor Dinas Kebudayaan


Lampung Utara (M9G), – Dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Gedung Perpustakaan Kotabumi masih bergulir di Kepolisian, aktor-aktor tikus berdasi diduga telah menggerogoti pagu anggaran proyek sebesar Rp2,4 miliar dari APBD Perubahan Kabupaten Lampung Utara. Kini muncul rumor, semula gedung tersebut dibangun untuk Dinas Kebudayaan bukan untuk kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan (Perpus).

Rumor ini mulai menjadi topik hangat di dalam setiap diskusi dari berbagai perkumpulan masyarakat, mulai dari kalangan bawah, menengah hingga atas, Selasa (12/05/2026) di Kotabumi, Lampung Utara, Lampung.

Dari pantauan, jika di lihat dari posisi bangunan gedung Perpus Kotabumi yang menghabiskan total anggaran berkisar Tahap I Rp. 1,2 M dan Tahap II Rp. 1,2 M, sepertinya: Rumor tersebut cukup bersesuaian. Karena, di sebelah gedung Perpus Kotabumi ada aula pentas Seni dan Kebudayaan yang kerap kali dijadikan tempat untuk berbagai kegiatan acara seni dan budaya. Hingganya, akan lebih elok jika lokasi tersebut dibangun gedung kantor Dinas Kebudayaan bukan kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan.

Namun, yang menjadi pertanyaan kenapa ada proyek pembangunan Perpustakaan Kotabumi Tahap II pada tahun 2024. Apakah nama paket proyek ini hanya akal-akalan tikus berdasi untuk menutupi adanya kerugian negara? Karena, sebelumnya diketahui bahwa proyek tahap I pembangunan gedung tersebut telah mangkrak di sekitar tahun 2020/2021. Artinya: Jika mangkrak, maka tentunya ada perbuatan yang dapat menimbulkan kerugian negara, yang sudah terdeteksi oleh BPK RI.

Kendati demikian, rumor inipun dapat dijadikan sebagai bagian dari rentetan indikasi para aktor proyek yang tengah berupaya menghilangkan alat dan barang bukti. Hingganya, indikasi tersebut patut diduga bahwa tikus-tikus berdasi tengah berkorupsi ria di dalam sebuah proyek pembangunan gedung Perpustakaan Kotabumi.

kan tetapi, sejauh ini awak media masih menunggu keterangan resmi dari pihak Kepolisian Resor Lampung Utara, adakah yang akan ditetapkan sebagai aktor tikus berdasi di dalam proyek tersebut? Nantikan! (ZoTu/*)