BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengajak para lulusan Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila) untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan dengan meningkatkan keterampilan, daya saing, serta inovasi.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Teknik Unila dalam rangka yudisium Program Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma Tahun 2026 di Aula Gedung A Fakultas Teknik Unila, Kamis (23/4/2026).
Dalam sambutannya, Marindo menegaskan bahwa para lulusan kini memasuki fase kehidupan yang sesungguhnya dengan tantangan yang lebih kompleks.
"Selamat kepada adik-adik semua yang hari ini melaksanakan yudisium. Anda telah memasuki fase kehidupan yang nyata. Perjuangan di dunia akademik tentu tidak mudah, namun ke depan tantangan yang lebih besar adalah bagaimana Anda mampu menaklukkan dunia," ujarnya.
Ia juga menyoroti momentum bonus demografi di Provinsi Lampung yang didominasi usia produktif dan harus dimanfaatkan secara optimal.
"Ini bisa menjadi kekuatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat, namun juga bisa menjadi ancaman jika tidak dipersiapkan dengan baik," jelasnya.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjawab peluang tersebut dengan kesiapan kompetensi dan mental yang kuat.
"Adik-adik harus mempersiapkan diri dengan keterampilan yang relevan, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar. Tantangan ke depan bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi bagaimana menciptakan peluang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan," tambahnya.
Marindo juga mengajak para lulusan untuk berperan aktif mendukung program pembangunan, khususnya penguatan ekonomi berbasis desa yang tengah digalakkan pemerintah.
"Di Lampung, hal ini selaras dengan program Desaku Maju. Adik-adik semua bisa mengambil bagian dalam upaya ini, baik melalui inovasi, kewirausahaan, maupun pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.
Sebagai alumni Teknik Sipil Unila, Marindo mengaku bangga dan menekankan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat.
"Saya bangga menjadi alumni Teknik Sipil Universitas Lampung. Menuntut ilmu tidak mengenal batas usia, waktu, maupun pekerjaan. Tuntutlah ilmu selagi hayat masih dikandung badan," katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk meraih gelar, tetapi sebagai bekal kehidupan.
"Ilmu yang kita peroleh bukan hanya untuk mengejar gelar, ijazah maupun sertifikat, tetapi untuk terus mengembangkan kemampuan diri dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Marindo bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut menjadi peserta Program Profesi Insinyur (PPI). Gubernur meraih predikat terbaik pertama, sementara Marindo terbaik kedua.
Di akhir, Marindo menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus berkolaborasi dengan dunia pendidikan.
"Pemerintah Provinsi Lampung siap berkolaborasi dengan Fakultas Teknik Universitas Lampung dalam berbagai program pembangunan. Sinergi ini penting agar lulusan perguruan tinggi dapat berperan langsung dalam mendorong kemajuan daerah," pungkasnya.
