Mahasiswa Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045


Bandar Lampung(M9G) – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah dan nasional, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.


Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung tahun 2026,yang di gelar di Gedung serbaguna (GSG) Universitas Lampung (UNILA), Senin, (06/04/2024). 


Menurutnya, pelantikan tersebut berlangsung istimewa karena mendapat perhatian luas dari berbagai pihak. 


“Pelantikan Presiden BEM Universitas Lampung tahun 2026 ini berlangsung sangat luar biasa. Kehadiran berbagai tokoh penting, mulai dari Ketua Komisi III DPR RI, Gubernur, Wali Kota, hingga Forkopimda, menunjukkan tingginya perhatian dan penghargaan pemerintah terhadap mahasiswa,” ujarnya.


Ia menilai mahasiswa memiliki posisi penting dalam sistem kenegaraan sebagai mitra strategis pemerintah. 


“Hal ini juga membuktikan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting dalam negara sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi masyarakat,” lanjutnya.


Ia juga mengapresiasi aksi mahasiswa yang dilakukan secara damai. Ia menilai kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi menjadi contoh positif dalam kehidupan demokrasi.


“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa, khususnya saudara Amar dan kawan-kawan, yang telah melaksanakan aksi demonstrasi pada bulan Agustus lalu dengan damai, tertib, dan penuh kedewasaan. Ini menjadi contoh bagaimana aspirasi dapat disampaikan dengan baik dan didengar oleh pemerintah,” katanya.


Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam menentukan kemajuan suatu daerah.


 “Salah satu ciri peradaban yang maju adalah generasi mudanya yang cerdas dan berkualitas. Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi oleh kualitas sumber daya manusianya,” tegasnya.


Ia menyebutkan bahwa Provinsi Lampung saat ini berada dalam momentum bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Sekitar 71 persen penduduk berada pada usia produktif, yang menjadi peluang besar bagi peningkatan kualitas SDM.


Dalam konteks jangka panjang, mahasiswa disebut sebagai aktor utama menuju Indonesia Emas 2045. 


“Sekitar 20 tahun ke depan, mahasiswa hari inilah yang akan menjadi pelaku utama pembangunan. Namun, fondasi menuju masa depan tersebut harus dibangun mulai dari sekarang,” ujarnya.


Ia juga mengajak mahasiswa untuk aktif berkolaborasi dengan pemerintah serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.


“Kami sangat berharap dapat berkolaborasi dengan mahasiswa. Kalian memiliki peran dalam menentukan masa depan, apakah menjadi pelaku utama atau hanya penonton. Oleh karena itu, mahasiswa harus menjadi kontrol sosial dan menyuarakan kebenaran dengan cara yang baik dan bertanggung jawab,” katanya.


Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak mahasiswa untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.


 “Saya mengajak seluruh mahasiswa untuk terus berjuang, belajar, dan berkontribusi. Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi untuk masa depan Provinsi Lampung,” pungkasnya.