Bandar Lampung – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrahman, menghadiri kegiatan Stadium General dan Pelantikan BEM Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Lampung Periode 2026 di Gedung Serbaguna Universitas Lampung.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan lebih memilih mendengar aspirasi mahasiswa daripada memberikan ceramah. Menurutnya, anggota DPR seharusnya hadir untuk menyerap aspirasi, bukan menggurui.
“Saya lebih senang mendengar apa aspirasi mahasiswa,” ujarnya, Senin, (06/04/2025).
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak pada anggapan sebagai kelompok elit atau hanya berseberangan dengan pemerintah. Menurutnya, pola pikir tersebut justru membatasi peran mahasiswa dalam jangka panjang.
Habiburrahman menekankan bahwa perubahan membutuhkan proses panjang dan tidak bisa dicapai secara instan.
“Perubahan adalah proses panjang yang berlangsung puluhan tahun,” katanya.
Ia pun mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dengan masyarakat, berpikir kritis, dan konsisten setelah lulus.
“Ujian sesungguhnya adalah saat kita berada di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir, ia mengajak mahasiswa untuk tidak hanya berdiskusi, tetapi juga melakukan aksi nyata serta membuka ruang komunikasi bagi penyampaian aspirasi.
“Daripada hanya berdiskusi, lebih baik mulai melakukan sesuatu yang nyata,” pungkasnya.
