DPRD Lampung Puji Kinerja Resmob Tubaba Tangkap Sindikat Perampokan Rp800 Juta



Tulangbawang Barat - Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil VI (Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Mesuji), Putra Jaya Umar, mengapresiasi keberhasilan tim Resmob Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) dalam mengungkap dan menangkap sindikat perampokan bersenjata api lintas provinsi yang menggasak uang Rp800 juta.


Putra menilai, keberhasilan ini bukan hanya soal penangkapan pelaku, tetapi juga menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Tubaba dan sekitarnya.


“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Tubaba, khususnya tim Resmob dan Tekab 308, yang telah bekerja cepat, terukur, dan profesional dalam mengungkap kasus ini. Pengejaran lintas provinsi hingga ke wilayah Sumatera Utara menunjukkan komitmen dan sinergi antar aparat penegak hukum yang patut diapresiasi,” ujarnya, Minggu (22/02/2026).


Anggota Komisi I Fraksi Golkar ini menegaskan, tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan bersenjata sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Terlebih, aksi perampokan tersebut dilakukan dengan menggunakan senjata api dan sempat melepaskan tembakan untuk mengintimidasi korban.


“Kejahatan seperti ini sangat meresahkan dan membahayakan nyawa masyarakat. Karena itu, penangkapan para pelaku menjadi pesan tegas bahwa aparat tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku kriminal bersenjata di wilayah Lampung,” tegasnya.


Putra juga mendorong agar pengusutan kasus ini dilakukan hingga tuntas, termasuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau aktor lain yang terlibat.


“Kita berharap proses hukum berjalan transparan dan profesional. Jika ada jaringan yang lebih besar di balik aksi ini, harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Jangan sampai Tubaba atau wilayah Lampung lainnya menjadi target empuk sindikat kejahatan lintas daerah,” tambahnya.


Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya peningkatan keamanan, termasuk mendorong penguatan sarana dan prasarana kepolisian serta sistem pengawasan di jalur-jalur rawan.


“Keamanan adalah fondasi utama pembangunan. Tanpa rasa aman, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat akan terganggu. Kami di DPRD siap mendukung kebijakan dan anggaran yang berpihak pada penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.


Sebelumnya, polisi berhasil membekuk tiga pelaku perampokan bersenjata yang menggasak uang Rp800 juta dari mobil Isuzu Elf di Tiyuh Daya Asri, Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penangkapan dilakukan setelah pengejaran lintas provinsi hingga wilayah Sumatera Utara. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat.