BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, memastikan semua program pendidikan akan berjalan sesuai target dan jalur yang telah ditentukan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, sesuai rapat bersama Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, yang berlangsung di gedung aula Disdikbud Lampung pada, Rabu (18/2/2026).
Thomas menjelaskan, pihaknya akan melakukan penelusuran data pendidikan, khususnya jenjang SMA dan SMK yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
"Kami akan men-tracer jumlah siswa yang masuk sekolah dan membandingkannya dengan jumlah lulusan. Jika terdapat selisih, berarti ada indikasi angka putus sekolah. Ini yang akan kami telusuri penyebabnya," jelas Thomas.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdikbud Lampung menyiapkan tiga opsi bagi siswa yang teridentifikasi putus sekolah, yakni melalui PKBM, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dan SMA Terbuka.
"Kita akan tawarkan tiga pilihan. Mereka bisa melanjutkan melalui PKBM, PJJ, atau SMA Terbuka. Intinya tidak boleh ada anak-anak yang berhenti sekolah tanpa solusi," tegasnya.
