Budi Wibowo Kembali Pimpin BNN Lampung, GRANAT: Momentum Perkuat Perang Melawan Narkoba

 


LAMPUNG – Angin segar kembali berembus dari barisan pemberantasan Narkotika di Sai Bumi Ruwa Jurai. Budi Wibowo resmi kembali dipercaya oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) untuk memimpin BNN Provinsi Lampung untuk kedua kalinya.


Penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan. Ini adalah sinyal tegas bahwa pusat masih menaruh kepercayaan besar pada sosok yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, dan komitmen kuat dalam memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkotika di Lampung.


Kembalinya Brigjen Pol. Budi Wibowo diharapkan menjadi momentum memperkuat strategi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Tantangan di lapangan tidak ringan. Lampung selama ini dikenal sebagai salah satu jalur rawan peredaran narkotika lintas wilayah.


Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung, Tony Eka Candra, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar atas amanah yang kembali diberikan tersebut.


“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas penunjukan kembali Bapak Brigjen Pol. Budi Wibowo sebagai Kepala BNN Provinsi Lampung. Ini adalah kepercayaan besar yang tentu disertai tanggung jawab besar. Kami yakin beliau mampu membawa BNN Lampung semakin kuat, profesional, dan humanis,” tegas Tony.


Ia menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kolaborasi masif antara BNN, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat di tingkat akar rumput.


“Harapan kami, Lampung bisa menjadi provinsi yang semakin bersih dari narkoba. Impian kita bersama adalah menyelamatkan generasi muda dari bahaya laten narkotika. GRANAT siap bersinergi dan mendukung penuh setiap langkah strategis BNN,” ujarnya.


Publik kini menaruh optimisme besar pada periode kedua kepemimpinan Brigjen Pol. Budi Wibowo. Dengan pengalaman dan rekam jejak yang telah teruji, ekspektasi masyarakat jelas: gebrakan nyata, tindakan tegas, dan pencegahan yang lebih masif.


Lampung menanti langkah konkret. Perang terhadap narkoba bukan lagi sekadar slogan, tetapi harga mati demi masa depan generasi bangsa.