Sekolah Rakyat di Lampung Ditargetkan Beroperasi Juni 2026

 


BANDARLAMPUNG – Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, mengatakan Sekolah Rakyat (SR) ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Kick Off Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kamis (15/01/2026).


Aswarodi menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat yang telah diusulkan di tiga lokasi, yakni Kotabaru, Kabupaten Lampung Timur, dan Kabupaten Lampung Selatan. Namun, pada tahun 2025 baru dua titik yang terealisasi dengan total anggaran sebesar Rp670 miliar.


“Yang diusulkan itu Kotabaru, Lampung Timur, dan Lampung Selatan. Total anggaran untuk tiga titik tersebut Rp670 miliar. Namun yang baru terealisasi pembangunannya pada tahun 2025 baru dua titik, yaitu Kotabaru dan Lampung Timur,” ujarnya.


Ia menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Selatan akan direalisasikan pada tahun 2026. Hal tersebut disebabkan adanya perubahan lokasi serta kontrak yang baru ditandatangani pada akhir 2025.


“Untuk Lampung Selatan direncanakan direalisasikan pada tahun 2026 karena adanya perubahan lokasi. Kontraknya ditandatangani pada 15 Desember 2025 dan proses pembangunan sudah dimulai setelah penandatanganan kontrak. Anggarannya tetap dialokasikan di akhir 2025 dan dilanjutkan pada 2026,” katanya.


Aswarodi juga meminta dukungan semua pihak agar pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Timur dan Kotabaru dapat selesai tepat waktu dan mulai beroperasi pada Juni 2026.


“Kita sama-sama mendoakan agar pembangunan SR ini bisa selesai pada Juni 2026. Pada bulan tersebut juga direncanakan sudah dilakukan penerimaan siswa baru untuk dua lokasi, yaitu Lampung Timur dan Kotabaru. Sedangkan untuk Lampung Selatan akan dilanjutkan pada tahun 2026,” jelasnya.